SELAMAT DATANG

DI WEBSITE RESMI KELAS INSPIRASI YOGYAKARTA

TUJUAN KELAS INSPIRASI

Berikut ini adalah tujuan kelas inspirasi, antara lain;

PROFESIONAL

Menyediakan media untuk kaum profesional meraba, menyentuh dan merasakan langsung tantangan pendidikan di sekolah serta memantik mereka untuk terus terlibat turun tangan dalam ikut membangun kemajuan sekolah.

SEKOLAH

Menyediakan wahana bagi guru, kepala sekolah serta pemangku kepentingan lain di sekolah untuk membangun jejaring dengan kalangan luas yang dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan demi kemajuan sekolah.

SISWA

Menyediakan kesempatan bagi siswa-siswa untuk belajar dan membangun imajinasi tentang profesi dan karir di masa depan serta juga memperkuat rasa percaya diri dan tekad untuk terus berjuang mencapai cita-cita.

Berita Terbaru

Pengumuman Relawan Pengajar dan Dokumentasi 2018

PENGUMUMAN REKRUTMEN RELAWAN

KELAS INSPIRASI YOGYAKARTA 2018

Kelas Inspirasi Yogyakarta dalam Potret Sejuta Pesona

 

Salam Inspirasi,

Tidak terasa 30 hari sudah Kelas Inspirasi Yogyakarta 2018 membuka pendaftaran yang ditujukan untuk relawan pengajar, relawan fotografer, dan relawan videografer. Kami merasa bahagia dan mengucapkan terima kasih karena ajakan untuk turun tangan langsung Kelas Inspirasi Yogyakarta 2018 mendapat sambutan baik dari banyak pihak. Sebagai informasi, berikut data infografis pendaftaran yang kami terima dalam database Kelas Inspirasi Yogyakarta 2018 selama open recruitment : Read More

Catatan Relawan

kiy wr

Siapa yang tak kenal Gianluigi Buffon, salah satu kiper terbaik di dunia dengan begitu banyak gelar juara baik di level klub maupun negara. Di usianya yang sudah 39 tahun, Buffon tetap dipercaya sebagai penjaga gawang Juventus maupun timnas Italia, bahkan dia dipercaya sebagai kapten. Usia seolah tak menghalanginya untuk tetap berprestasi dan bermain dengan performa layaknya pemain muda, sungguh sosok pemain yang sangat menginspirasi. Read More

Kelas Inspirasi dan Hal-hal yang Menggugah Hati

kiy wrSaat saya kelas 2 SD, cita-cita saya adalah menjadi astronot. Kata astronot saya kenal pertama kali saat saya mulai membaca sebuah majalah anak-anak berbasis nasional. Di tahun yang sama, cita-cita saya bergeser menjadi Menteri Sekretaris Negara (saat itu, tahun 1998, seingat saya namanya Mensesneg, entah singkatan dari apa). Kata bapak saya, mensesneg adalah ketuanya para menteri, gajinya hanya kalah oleh presiden. Read More