Category KIY Writing Challenge

Makrab KIY 2016

Akhir pekan kemarin melelahkan. Otak, badan dan perasaan rasanya diperas habis. Ning yo kok isih betah. Selalu begitu setiap kali ikut serta dalam kegiatan volunteerism. Jelas, bukan sekali-dua saya merutuki diri sendiri. Bertanya untuk apa dan demi siapa saya pergi menembus hujan ketimbang memeluk guling, balutan hangat selimut sambil menyeruput secangkir cokelat hangat di rumah. Ada acara yang harus dihadiri: MAKRAB KIY 2016. Read More

Energi Optimis

Sabtu kemarin dimulai tidak begitu pagi olehku. Fajar sudah melesat jauh meninggalkan cakrawala. Mengerjakan sesuatu hingga jauh lewat tengah malam membutuhkan kompensasi istirahat bagi tubuh sedikit lebih lama.

Malam sebelumnya aku diajak chatting sama Kakang Prabu saat sedang asyik mengolah foto, beliau bertanya apakah aku selo? Tak jawab bentar lagi selo setelah selesai ngedit. “Yes“, jawabanku berbalas chat tersebut, maka beliau mengusulkan membuat slide show foto-foto kegiatan yang sudah dilalui Panitia Kelas Inspirasi Yogyakarta 2016. Beri sedikit musik, jederslide show tersebut bisa jadi flashback sekaligus refleksi pencapaian bagi teman-teman panitia katanya. Aku menyetujui dan bilang akan membuatnya setelah selesai mengedit foto. Read More

Renungan Bersama KIY

“Motivasimu pilih Divisi Rekrutmen apa?” tanya Mbak Nina pada rapat pertama Divisi Rekrutmen di sebuah tempat makan di Jalan Sudirman.

Saya bingung mau jawab apa.

“Sebenarnya saya lupa pilih divisi apa waktu isi form online. Waktu gathering kemarin nggak ngerti kenapa saya pilih Divisi Rekrutmen. Sebenarnya saya nggak keberatan ada di divisi mana saja.  Saya cuma mau ada di sini.” Read More

Fully Recharged

Dua hari bersama keluarga baru.  Yap, keluarga yang sangat kompleks. Kami berasal dari latar belakang berbeda, memiliki sudut pandang beda pula. Tapi itulah yang membuat kami begitu sangat berwarna. Dalam acara kemarin, kita menjadi lebih mengenal, memahami dan dekat satu sama lain. Saat rapat memang adu pendapat tak terelakkan, tetapi itulah yang membuat pikiran kita saling terbuka. Senang pasti bisa kumpul bersama, tetapi mungkin ada juga rasa kesal karena tak sepaham. Tetapi, ya, namanya juga keluarga. Tak mungkin selalu rukun saja. Ada kalanya muncul luka tapi segera hilang karena adanya cinta. Iya cinta, itulah rasa terkuat yang mempertahankan kita menjadi keluarga, kalaupun ada masalah akan mudah terlupa dan terganti dengan tawa. Read More

Makrab KIY

Mataku masih menatap layar handphone yang sedari tadi minta diisi tulisan-tulisan hangat. Entah mengapa, rasanya sulit tertuang, mungkin karena hujan yang sedari tadi mengguyur tanpa henti. Awet.

Mengingat hujan hari ini yang begitu awet, satu hal terlintas begitu saja di pikiranku, “Semoga seawet keakraban yang hadir dalam jiwa setiap relawan Kelas Inspirasi”. Kenapa bisa terlintas? Mungkin karena kemarin baru saja aku mampu mengenal mereka lebih dekat. Aku mampu mengenal wajah mereka dimana sebelumnya hanya mengenal nama mereka saja melalui grup di What’s App. Aku jarang berkumpul bersama mereka, mungkin karena kesibukan anak kampus ini yang sudah terlajur basah. Yah, apa boleh buat saya menerimanya. Read More