Dua hari bersama keluarga baru.  Yap, keluarga yang sangat kompleks. Kami berasal dari latar belakang berbeda, memiliki sudut pandang beda pula. Tapi itulah yang membuat kami begitu sangat berwarna. Dalam acara kemarin, kita menjadi lebih mengenal, memahami dan dekat satu sama lain. Saat rapat memang adu pendapat tak terelakkan, tetapi itulah yang membuat pikiran kita saling terbuka. Senang pasti bisa kumpul bersama, tetapi mungkin ada juga rasa kesal karena tak sepaham. Tetapi, ya, namanya juga keluarga. Tak mungkin selalu rukun saja. Ada kalanya muncul luka tapi segera hilang karena adanya cinta. Iya cinta, itulah rasa terkuat yang mempertahankan kita menjadi keluarga, kalaupun ada masalah akan mudah terlupa dan terganti dengan tawa.

Aku merasa kita sudah menjadi keluarga di sini. Tak ada lagi rasa gengsi, tak peduli seberapa konyolnya kita saat bermain Making Melody bersama sang suhu Mbak Hilmi.  Bahkan Kadit pun tak peduli bahwa cover Rambo bertatonya lenyap sudah, terganti menjadi barbie.

Panas matahari yang menggelapkan kulit tak lagi jadi soal, karena keseruan itu jauh lebih berharga untuk kita lewatkan. Bully-an juga bumbu yang mempererat ikatan ini, karena katanya jika semakin dekat, maka semakin tak sungkan untuk saling membully. Memang super banget teman-teman dari Divisi Acara yang sudah menyiapkan semuanya. Kita semua juga tak kalah supernya karena telah membuat acara ini terasa luar biasa.

Acara kemarin memang memberikan energi luar biasa untuk kita. Seperti layaknya baterai, kita sudah kembali terisi. Yes, We are fully recharged!!  Semangat ini sudah kembali penuh, dan siap untuk kembali meneruskan langkah yang menjadi tujuan kita bersama.

Kita keluarga, dan di sinilah kita akan terus bersama.

Eits, tapi kan yang nggak boleh dinikahin itu keluarga sedarah. Jadi, ya tak perlu ngurungin niat kalo ada yang mau merealisasikan #KIYMantu

Makasih buat semuanya!

 

Tri Mumpuni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *