Bukan pertama kalinya saya terjun ke dunia relawan. Bukan juga pertama kalinya saya masuk  dalam komunitas. Bahkan bukan juga pertama kalinya saya mengikuti Kelas Inspirasi.

Dunia kerelawanan. Yap, dunia yang tidak pernah membuat saya lelah justru malah membuat saya lebih semangat. Walaupun banyak yang bilang kalau saya sibuk, tapi sebenarnya saya sok sibuk, karena sibuk bersama kalian itu namanya bukan sibuk, tapi “selo”. 

Kata “selo” bisa jadi kata pertama yang akan saya ingat tentang kalian. Dari segala kegiatan yang saya pernah ikuti kalian merupakan yang paling berbeda. Eh, bukan berbeda, tetapi sama dengan semboyan Jogja yaitu ISTIMEWA. Ya, kalian istimewa. 

Cuma kalian yang bisa bikin notifikasi HP saya dalam beberapa jam saja menjadi ratusan notifikasi. Cuma kalian yang berani bully saya habis-habisan. Dan cuma kalian yang membuat saya kagum dengan kegiatan selo nan luar biasa kalian. 

Terima kasih dan maaf bisa jadi kata-kata pembuka untuk mengungkapkan perasaan saya (ceileh)Terima kasih buat kalian semua khususnya buat Mbak Ajeng :*:*:*

Saya belajar banyak hal dari kalian, (karena terlalu banyak tidak bisa saya sebutkan satu per satu). Maaf karena saya belum bisa memberikan apa-apa (aku mah apa atuh). Anyway tadi Memi juga minta kesan-pesan ketika makrab. Kesannya, seperti makrab kebanyakan saya bisa lebih kenal dengan yang belum saya kenal dan saya lebih akrab dengan yang sudah saya kenal (yeeeey makrabnya sukses). Terima kasiiih. Pesannya: saya jangan disiram lagi, ya… (Maaf ini adalah curhatan gaje saya). Nulisnya di sela-sela pusing ngerjain tugas jadi tambah gaje.

 

Novella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *